MAROS, PLANET TIMES — Anak-anak di Kabupaten Maros mengambil langkah kreatif sekaligus berani dalam menyampaikan suara dan harapan mereka kepada jajaran pemerintah daerah. Melalui Forum Anak Kabupaten Maros, anak-anak mengirimkan surat khusus yang ditujukan langsung kepada Bupati Maros guna menyoroti isu-isu krusial seputar pemerataan kualitas pendidikan hingga ketersediaan fasilitas publik yang aman dan ramah anak.
Surat aspirasi tersebut memuat berbagai catatan lapangan dan pengalaman langsung anak-anak yang tersebar di wilayah perkotaan hingga pelosok desa di Maros. Aksi penyampaian surat ini diselenggarakan dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional, sebagai bentuk partisipasi aktif anak dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin suara anak-anak Maros benar-benar didengar dalam perencanaan kebijakan daerah. Anak-anak membutuhkan ruang bermain yang aman, akses pendidikan inklusif tanpa perundungan, serta fasilitas umum yang ramah bagi anak dari segala latar belakang,” ungkap salah satu perwakilan Forum Anak Kabupaten Maros.
Poin-Poin Utama Aspirasi Anak Kabupaten Maros
Dalam surat yang diserahkan tersebut, terdapat beberapa isu utama yang menjadi perhatian khusus generasi muda di Maros:
- Pemerataan Mutu dan Infrastruktur Sekolah: Menyoroti pentingnya kelengkapan sarana belajar, akses internet gratis untuk pendidikan, serta perpustakaan yang layak hingga ke sekolah-sekolah di wilayah pelosok.
- Penyediaan Ruang Publik Ramah Anak: Mengusulkan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ramah anak dan taman bermain publik yang aman dari potensi ancaman lalu lintas serta kekerasan.
- Pencegahan Perundungan (Bullying) & Perkawinan Anak: Meminta penguatan edukasi perlindungan anak di tingkat sekolah serta pencegahan perkawinan anak secara masif melalui keterlibatan komunitas lokal.
- Partisipasi Anak dalam Pembangunan: Mendorong Pemkab Maros agar konsisten melibatkan Forum Anak dalam agenda musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat daerah.
Komitmen Pemerintah Daerah Mewujudkan Kabupaten Layak Anak
Inisiatif anak-anak Maros tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Maros. Pemkab menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti poin-poin surat aspirasi tersebut ke dalam program kerja prioritas dinas terkait, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-DaldukKB) serta Dinas Pendidikan.
Langkah kolaboratif ini memperkuat komitmen Kabupaten Maros sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang tidak hanya memenuhi kriteria administratif, tetapi juga secara nyata menempatkan pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai pilar utama pembangunan daerah.

