JAKARTA, PLANET TIMES — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil yang kembali terjadi di wilayah Papua. Anggota Senayan menegaskan komitmen nasional bahwa negara tidak boleh sedikit pun tunduk atau kalah menghadapi aksi teror dan kekerasan KKB yang terus meresahkan masyarakat serta mengganggu stabilitas nasional.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan sebagai respons atas aksi kekerasan bersenjata yang menyasar masyarakat sipil yang tak berdosa di Tanah Papua. DPR RI meminta aparat keamanan gabungan TNI-Polri untuk mengambil tindakan tegas, terukur, dan profesional guna mengusut tuntas para pelaku penembakan serta menjamin perlindungan menyeluruh bagi masyarakat di wilayah rawan.
“Aksi penembakan terhadap warga sipil adalah tindakan biadab yang tidak bisa ditoleransi atas alasan apa pun. Negara harus hadir secara utuh, tegas, dan tidak boleh kalah dari kelompok-kelompok penjelas aksi teror yang merusak kedamaian masyarakat Papua,” tegas perwakilan DPR RI dalam keterangannya.
Dorong Penegakan Hukum Tegas dan Pengamanan Objek Vital
DPR RI menggarisbawahi sejumlah poin penting terkait penanganan situasi keamanan di Papua:
- Penindakan Hukum Terukur: Mendorong personel TNI dan Polri memperketat patroli keamanan serta mengejar para pelaku kejahatan bersenjata hingga tuntas.
- Perlindungan Maksimal Warga Sipil: Memastikan seluruh fasilitas publik, pemukiman warga, serta akses transportasi vital mendapatkan pengawalan ketat agar aktivitas ekonomi-sosial warga tidak terganggu.
- Evaluasi & Penguatan Strategi Keamanan: Mendesak evaluasi berkala terhadap pemetaan titik rawan konflik guna mencegah berulangnya insiden serupa di masa mendatang.
- Pendekatan Kesejahteraan Berkelanjutan: Menekankan bahwa penegakan hukum tegas harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan, pelayanan dasar, dan pembangunan ekonomi warga lokal.
Sinergi Keamanan demi Menjaga Kondusivitas Papua
DPR RI juga mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan, serta terus mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang dijalankan oleh aparat pemerintah.
Dengan penegakan hukum yang konsisten serta sinergi erat antara aparat keamanan dan masyarakat lokal, diharapkan kondusivitas, kedamaian, serta keselamatan warga di Tanah Papua dapat terwujud secara berkelanjutan.

